Sayur Asem jakarta dan Ayam Goreng Ala KFC

•May 7, 2010 • Leave a Comment

Kali ini akan mencoba menyajikan kumpulan resep masakan nusantara…

1. Sayur Asem jakarta

Bahan :

  • 1 buah terong, potong
  • 1 bh labu sayur, kupas, potong
  • 1 gengam daun belinjo beserta buah dan bunga.
  • 1 bh jagung manis, potong 2 cm
  • 50 gr kacang tanah, bersihkan
  • 4 lonjor kacang panjang, potong 3 cm
  • 6 lonjor buncis, potng
  • 3 lbr kol, potong kotak
  • 2 lbr daun salam
  • 2cm lengkuas, memarkan
  • 2 sdk makan asam
  • 1 sdk teh gula merah
  • 1 sdk teh terasi matang
  • garam
  • 1 1/2 ltr air

Bumbu halus :

  • 4 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 4 butir kemiri
  • 5 buah cabe merah

cara memasak :

  • Rebus sayuran: jagung, kacang, melinjo, bumbu halus, daun salam, cabe hijau, lengkuas, gula merah, terasi, asam.
  • Aduk dan biarkan sampai empuk dengan api sedang
  • masukkan terong, kacang panjang, buncis, kol dan garam.
  • Didihkan hingga layu
  • Angkat dan sajikan

2.  KFC Extra Crispy

Ingin Mencoba resep Ayam Goreng rumahan ala KFC yang ekstra Crispy??silahkan dicoba… :-) PDF Print E-mail

Image
  • 1 ekor ayam utuh potong2 menjadi beberapa bagian
  • 6-8 cangkir shortening ( minyak beku )

Bahan2nya :

  • 1 butir telu yang sedang besarnya
  • 1 cangkir susu
  • 2 cangkir tepung serba guna
  • 2 1/2 sendok teh garam
  • 3/4 sendok teh merica bubuk
  • 3/4 sendok teh MSG
  • 1/8 sendok teh Bawang Putih bubuk
  • 1/8 sendok teh soda kue

Cara buat :

  • Buang gelambir2 lemak yang terdapat pada ayam.
  • Panaskan miyak terlebih dahulu didalam- wajan atau wadah untuk menggoreng sampai panasnya mencapai 350 derajat{dikira2 aja panasnya)
  • Campurkan susu dan telur. Aduk2 biar rata. Sisihkan
  • Campurkan tepung, garam, lada , MSG, bawang putih bubuk dan soda kue
  • Letakkan masing-masing potongan ayam ke serbet agar kelebihan cairan dari ayam bisa dihilangkan.
  • Celupkan potongan2 ayam tersebut kedalam campuran telur dan susu lalu guling2kan ayam dengan campuran tepung kering, celupkan kembali ke dalam campuran telur dan susu, lalu guling2kan kembali
  • Amati masing-masing potongan ayam apakah sudah berlapis tepung dengan baik.
  • Sisihkan ayam yang sudah terlapis tepung pada piring
  • Masukan potongan2 ayam yang sudah terlapis tepung kedalam miyak yang sudah panas tadi
  • Gorenglah minimal 4 potong ayam selama 12-15 menit, atau sampai kecoklatan

Terasi, Cita Rasa Masakan Nusantara

•May 6, 2010 • Leave a Comment

Terasi, Cita Rasa Masakan Nusantara

terasi

Pernah makan sambal terasi, cah kangkung atau tumis-tumisan sejenisnya?bagaimana rasanya??nikmat bukan….aroma dan citarasa khas yang ada dalam masakan tadi ternyata bersumber dari terasi. Terasi merupakan produk awetan ikan-ikan atau rebon yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, penggilingan atau penumbukan dan penjemuran yang berlangsung selama + 20 hari. Ke dalam produk terasi tersebut ditambahkan garam yang berfungsi sebagai bahan pengawet, berbentuk seperti pasta dan berwarna hitam-coklat, kadang ditambah dengan bahan pewarna sehingga menjadi kemerahan. Terasi memiliki bau yang tajam dan biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tapi juga sering ditemukan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Jenis Terasi

Terasi yang banyak diperdagangkan dipasar, secara umum dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan bakunya, yaitu terasi udang dan terasi ikan. Terasi udang biasanya memiliki warna cokelat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman dan terasi udang umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan terasi ikan.

Kandungan Unsur Gizi Terasi

Unsur gizi yang terkandung di dalam terasi cukup lengkap dan cukup tinggi. Di samping itu dalam terasi udang terkandung yodium dalam jumlah tinggi yang berasal dari bahan bakunya.

Pembuatan Terasi

A. Alat dan Bahan

1. Alat

  • Timbangan.
  • Alat penghancur.
  • Tempat fermentasi.
  • Perangkat penjemuran.
  • Wadah plastik.
  • Kain saring

2.Bahan

. Bahan Baku

a.Terasi Ikan

Beberapa jenis ikan yang sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan terasi ikan adalah ikan Selar gatel (Rembang),Badar/Teri (Krawang) dan sebagainya. Kepala ikan harus dibuang terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut

b.Terasi Udang
Adapun bahan baku yang digunakan dalam pembuatan terasi udang adalah berupa rebon atau udang kecil dengan ukuran panjang berkisar antara 1 cm – 2,1 cm (membujur), lebar 0,3 cm dengan warna keputihan.

-Bahan pembantu

a.Garam
Pada pembuatan terasi, garam memiliki fungsi ganda,yaitu seabagai berikut:
-Untuk memantapkan cita rasa terasi yang dihasilkan.
-Pada konsentrai 20% ( 200 g/kg bahan baku), garam mampu berperan sebagai bahan pengawet, namun dalam konsentrasi lebih dari 20% justru akan menggangu proses fermentasi.

b.Pewarna
Untuk memperbaiki penampilan maka sering dilakukan penambahan bahan pewarna buatan dalam terasi.Ke dalam terasi udang sering ditambahkan warna coklat atau merah, sedangkan ke dalam terasi ikan sering ditambahkan warna kehitaman (campuan antara warna merah dan hijau). Adapun konsentrasi pewarna yang digunakan, disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk menjamin keselamatan konsumen, sebaiknya digunakan bahan pewarna yang diizinkan penggunaannya oleh pemerintah (SII).

c.Kain Saring atau Daun Pisang.
Pada pelaksanaan fermentasi, adonan terasi peru dibagi dalam beberapa bagian kecil dan kemudian dibungkus dengan kain saring atau daun pisang yang diiris di beberapa tempat, sehingga adonan tersebut terlindung dari cemaran debu dan air, sementara aerasi udara tetap dapat berjalan lancar.

B. Cara Pembuatan Terasi

  1. Ikan dicuci bersih untuk membuang kotoran dan lumpur yang melekat kemudian ditiriskan.
  2. Tambahkan garam sebanyak 5% dari berat udang/ikan dan pewarna sesuai dengan warna yang diinginkan kemudian diaduk rata.
  3. Tempatkan campuran tersebut pada wadah tampah dan ratakan agar ketebalannya 1 – 2 cm.
  4. Jemur sampai setengah kering sambil diaduk selama penjemuran agar merata tingkat kekeringannya.
  5. Giling / tumbuk agar halus dan di bentuk adonan gumpalan-gumpalan tersebut.
  6. Hasil tumbukan berupa tumbukan-tumbukan bulat dibungkus dengan tikar atau daun pisang kering. Biarkan selama satu hari sampai dua hari.
  7. Jemur kembali sambil dihancurkan supaya cepat kering. Jika terlalu kering dapat ditambahkan air. Waktu penjemuran 3 – 4 hari dan kondisi dijaga agar tidak terlalu kering.
  8. Buat gumpalan-gumpalan kembali dan bungkus dengan daun pisang kering.
  9. Simpan selama 1 – 4 minggu, supaya terjadi proses fermentasi sampai tercium bau khas terasi.

Selamat Menikmati… :-)

Sumber gambar: http://bisnisukm.com/wp-content/uploads/2007/09/terasi.jpg

Brownies Tepung Singkong

•May 6, 2010 • Leave a Comment

Brownies dari Tepung Singkong

Siapa tak kenal brownies??. Cake coklat yang bantat atau kenyal, dengan rasa khasnya yang manis dan legit. Makanan ini sempat menjadi santapan terkenal karena ada beragam model pengolahannya. Mulai dari brownies oven sampai kukus. Selama ini yang kita tahu brownies di buat dengan bahan dasar tepung terigu. Lalu bagaimana jika cake hitam manis ini dibuat dengan menggunakan tepung singkong??Apakah rasa dan bentuknya akan tetap sama??

Ternyata dari pengakuan beberapa masyarakat yang pernah merasakan brownies singkong ini, mereka mengaku justru rasanya lebih enak dari pada brownies yang menggunakan tepung terigu. Wah, pasti kira-kira apa saja kelebihan yang terdapat di tepung singkong ini, sehingga menjadi alternatif pengganti tepung terigu.

Pada dasarnya secara penggunaan tepung singkong lebih irit dibandingkan dengan tepung terigu. Jika dilihat dari teksturnya, tepung singkong memiliki tekstur yang lebih padat, ini yang membuat irit dalam penggunaannya tepung singkong. Misalnya, untuk membuat satu adonan kue dibutuhkan 200 gr tepung terigu. Sedangkan dengan tepung singkong hanya diperlukan 150 gr. Selain  itu, tepung singkong memunyai kadar air lebih sedikit sehingga brownies cepat matang saat dikukus, ada lagi beberapa hal yang membuat tepung singkong ini mejadi pengganti tepung terigu. Yaitu kadar gula lebih tinggi sehingga irit penggunaan gula, rasanya netral sehingga gampang menyerap penambah rasa apa pun, dan yang paling menguntungkan harganya lebih murah, tepung terigu dijual dengan harga Rp7 ribu–Rp10 ribu per kilogram, sedangkan tepung singkong Rp5 ribu/kg.

Ada lagi, jika dilihat dari daya tahannya, tepung singkong dapat disimpan hingga setahun sedangkan tepung terigu baru sebulan sudah kutuan. Setelah diolah menjadi brownies, brownies singkong mampu bertahan 12 hari di luar lemari es, sedangkan browines terigu hanya selama seminggu (di dalam kulkas, baik brownies singkong maupun brownies terigu mampu bertahan selama sebulan, red.).

Namun, sayangnya dari segi ketersediaan, tepung singkong belum sebanyak tepung terigu. Maklum, pabrik pengolahannya baru ada tiga yaitu di Trenggalek (Jawa Timur), Lampung, dan Karawang (Jawa Barat). Selain itu, sebagian besar tepung singkong yang dihasilkan lebih banyak digunakan untuk memenuhi pasokan berbagai industri makanan di luar Pulau Jawa.

Apakah Anda tertarik membuat brownies dengan olahan lain??. Yang mungkin bahan dasarnya dapat lebih mudah di dapat dan pastinya rasanya tidak kalah enak. Siapa tahu bisa menjadi peluang sukses bisnis rumahan.

sumber gambar : http://sweetstrawberry.files.wordpress.com/2009/01/dsc02215.jpg & http://banabakery.files.wordpress.com/2008/12/imagephp.jpeg

Kiat Sukses Usaha Katering

•May 6, 2010 • Leave a Comment

Kiat Sukses Membuka Usaha Katering

Catering Menggeluti bisnis makanan memang tidak ada matinya. Selain menghasilkan keuntungan yang tinggi, makanan juga menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Jadi, dimanapun, kapanpun, kita membutuhkan makanan sebagai sumber pokok kehidupan. Menekuni bisnis pembuatan makanan memang membutuhkan ketekunan dan keuletan yang tinggi. Karena yang menjadi pertimbangan utama dalam menekuni bisnis ini adalah cita rasa. Apabila makanan kita sudah sesuai dengan selera konsumen, maka dijamin pesananpun akan terus mengalir. Memang ini tidak dijamin seratus persen, karena ada juga konsumen yang selain mencari selera makan yang pas, tetapi juga mencari tempat yang sesuai.

Salah satu bidang yang bisa digeluti dari bisnis makanan adalah usaha katering. Katering biasanya dibutuhkan pada berbagai acara seperti pesta perkawinan, seminar, acara keagamaan, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan makanan dalam jumlah tertentu. Pada kegiatan-kegiatan tersebut, biasanya pihak penyelenggara menyewa jasa catering untuk menyiapkan makanan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, bisa disimpulkan berbisnis catering tidak mengenal kata jenuh.

Ketika kita ingin memulai usaha dalam bisang katering ini, maka yang pertama kali harus dipersiapkan adalah mental Anda. Karena untuk menghalang berbagai hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.

Setelah sekiranya beban mental sudah teratasi, maka hal berikutnya adalah masalah operasional. Dalam masalah operasional ini yang harus diperhatikan adalah pertimbangan kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha katering, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan. Namun untuk menjadi pengusaha katering juga tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak kita bisa melakukan perekrutan.

Persiapan berikutnya adalah tersedianya sarana dan prasarana. Tersedianya sarana dan prasaran tersebut bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa. Kalau harus menunggu sampai perlengkapan dimiliki dulu, sampai kapan harus memulai usaha, kecuali memang tersedia dana yang cukup untuk investasi ke bisnis katering untuk jangka panjang.

Setelah kelengkapan operasional terpenuhi, maka perlu diperhitungkan kemungkinan penggunaan modal kerja. Jika Anda mampu membangun relasi luas, kebutuhan modal kerja bisa tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan baku misalnya, apabila sudah mempunyai langganan dan pemasok tetap, bisa diharapkan dapat dirundingkan cara-cara pembayaran secara mundur. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa diharapkan dana dari uang muka pemesanan. Kekurangan peralatan bisa disewa dengan pembayaran di belakang, hanya cukup menyelesaikan uang mukanya saja. Untuk seterusnya, kekurangan dana yang tidak mungkin bisa diundurkan, bagaimanapun juga harus tetap disediakan. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar.

Selanjutnya adalah masalah pemasaran, yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah lokasi bisnis. Perusahaan katering, mengingat sifat pekerjaannya adalah memburu pasar dimanapun juga, maka lokasi bisnis memang tidak harus mempertimbangkan yang strategis. Usaha katering dapat dioperasikan di mana saja, sementara dapat memanfaatkan ruangan dari bagian rumah pribadi Anda. Tetapi untuk dapur, diusahakan paling tidak ada jalan yang dapat dilewati mobil. Sebab kalau usaha berkembang, kendaraan inilah yang akan merupakan alternatif pengangkutan.

Analisa Ekonomi

Estimasi 1x pesanan untuk ‘partai kecil’


Pemasukan

Snack : 200 x Rp 4.000,00      = Rp 800.000,00

Nasi box : 200 x Rp 8.000,00 = Rp 1.600.000,00

Total pemasukan                     = Rp 2.400.000,00

Pengeluaran

Belanja bahan baku snack       = Rp 500.000,00

Belanja bahan baku nasi box   = Rp 800.000,00

Biaya operasional                    = Rp 100.000,00

Total pengeluaran                    = Rp 1.400.000,00

Keuntungan

Laba bersih                              = Rp 2.400.000,00 – Rp 1.400.000,00 = Rp 1.000.000,00

Diolah dari sumber artikel ‘Mengelola Usaha Katering atau Rantangan oleh Mike Rini’


Sumber gambar : http://www.raflesia.net/68651519/images/Catering%201.jpg

Tentang Perusahaan (CV ARIASA PUTRA DEWATA)

•May 6, 2010 • 1 Comment

Ariasa Putra Dewata

CV. Ariasa Putra Dewata adalah perusahaan yang memfokuskan usahanya di bidang Catering, Supplier, & Event Organizer.
CV. Ariasa Putra Dewata berdiri pada tanggal 06 Mei 2008 berdasarkan Akte Notaris Armili Anwar, SH. Dibentuk oleh tenaga-tenaga muda yang mempunyai misi untuk menuju kehidupan yang lebih baik serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Dan dengan semangat menjunjung tinggi profesionalisme dan kinerja yang baik, serta selalu menjaga nama baik perusahaan demi kelangsungan hidup perusahaan.
Dan tak lupa dengan doa dan rasa syukur yang selalu kami panjatkan kepada Tuhan, maka terbentuklah perusahaan kami CV. Ariasa Putra Dewata. Dengan segala niat baik, kami akan selalu berusaha mengemban tugas kami dengan selalu memberikan yang terbaik.
CV. Ariasa Putra Dewata berdiri dengan susunan pengurus sebagai berikut :
Aviyantari : Direktur
I Nyoman Suta : Manager

Makna Logo Ariasa Putra Dewata

•May 6, 2010 • 2 Comments

Logo Ariasa

Sejarah Dibalik Lambang Perusahaan


Bentuk
Lingkaran adalah rangkaian dari huruf APD ( Ariasa Putra Dewata ) yang dibentuk sedemikan rupa oleh perusahaan dengan maksud membentuk suatu bentuk melingkar yang tiada batasan dengan harapan perusahaan akan terus berjaya selamanya.

Warna
Warna Kuning : Mewakili warna emas yang berarti kejayaan
Warna Merah : Melambangkan semangat yang membara
Warna Abu-abu : Melambangkan keteduhan sebagai penyeimbang bagi semangat  yang membara.

Visi
Dngan semangat profesionalisme dan kinerja yang baik, perusahaan akan mendapatkan hasil dan keuntungan yang baik pula,dan dengan selalu berpegang teguh pada keimanan maka perusahaan akan selalu terjaga nama baiknya.

Motto Perusahaan
Senyum kepuasan dan kepercayaan anda akan selalu menjadi pegangan bagi kami.
Motto ini berarti bahwa setiap pekerjaan yang diemban oleh CV. Ariasa Putra Dewata akan selalu dilakukan dengan penuh tanggung jawab demi terjaganya kepercayaan yang berdampak pula pada nama baik perusahaan.

Head Office :
Jl, Margonda Raya, Perum Depok indah I B-12 Depok – Jawa Barat
Telp/Fax : 021-77200931, 71606328, 68975090

Show Room :
Jl. Sawo III No. 16 Saharjo – Jakarta Selatan


 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.